Diakui Pelaksana Teknis UPR Banter Pokdakan Mina Cikole Desa/Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka, Arief Maulana Syam, usaha pembenihan ikan nila nirwana dengan pemeliharaan secara intensif sangat menjanjikan. “Kalau lahan pertanian di konversi ke perikanan keuntungan petani bisa 11 kali lipatnya,” ujarnya kepada TROBOS awal September lalu di Majalengka. Arief mengungkapkan, nila nirwana (nila ras wanayasa) merupakan salah satu jenis nila unggulan hasil pengembangan Balai Pengembangan Benih Ikan (BPBI) Wanayasa Purwakarta. Nila ini punya keunggulan laju pertumbuhan cepat, lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan atau perubahan cuaca, serta tahan terhadap penyakit. “Kondisi fisik nila nirwana, kepala lebih kecil, badan lebar, dan daging lebih tebal sehingga ketika ditimbang beratnya lebih berisi,” jelasnya.
Permintaan Tinggi
Meski usaha pembenihan ikan nila nirwana menjanjikan, namun masih sedikit pelaku yang terjun di bidang usaha ini. Kondisi ini menyebabkan pasokan benih nila masih sangat kurang. “Jangankan untuk memenuhi permintaan dari luar negeri seperti Filipina
. Selengkapnya baca di Majalah TROBOS Edisi Oktober 2010